HEADLINES NEWS :

Anda Kurang Informasi?

cuma asybook situs yang menyajikan berbagai macam informasi, mulai dari Berita, Pengetahuan dan Artikel menarik lainya.

services for your logistic needs

Alpha Pacific Transportation Group has been connecting Indonesia to the world. We pride ourselves as innovative solution providers to our partners and customers in gaining access to Indonesia. alphapacificgroup.com.

lets exchange ads

asybook provides space for your ads. Please click on the image or contact us in the comments field - asads.

Earn money from your blog

Ad5ve is targeted to global advertisers. We have partnerships with multiple websites spread across the world, that allocate areas on it's pages to display ads processed by Ad5ve. - http://www.ad5ve.com.

Free Sign Up

berbahagialah! Karena asybook kini mengundang anda untuk bergabung menjadi penulis, setiap penulis akan mendapat link aktif dan existensi yang luar biasa. Gabung sekarang!

Rumah IMPIAN Anda! Konsep Resort Terbaik

Dengan lahan seluas 1,2 hektar, Club house sebagai ikon. de'minimalist sentul resort. www.deminimalist.com

Anda butuh jasa desain grafis murah?

Dengan menggunakan jasa desain anda dapat menghemat waktu dan mendapatkan hasil desain yang berkualitas karna di desain oleh desainer profesional.

mohon
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Bukti Kebenaran Hadist Nabi "Hukum Membunuh Cicak"

Nabi Muhammad Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang membunuh cicak, maka pada awal pukulannya baginya ini dan itu satu kebaikan. Barangsiapa yang membunuhnya dalam pukulan kedua, maka baginya ini dan itu satu kebaikan yang berbeza dengan yang pertama. Jika dia membunuhnya pada pukulan ketiga, maka baginya ini dan itu kebaikan yang berbeza dengan yang kedua!”. (sahih Muslim, Sunan Abu Dawud dan Jami’at Tirmidzi dari Abu Hurairah).

Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang membunuh cicak pada satu kali pukulan, maka baginya seratus kebaikan. Dan jika pada pukulan kedua, maka baginya (kebaikan) berbeza dengan itu (yang pertama). Dan jika pada pukulan ketiga, maka baginya (kebaikan) berbeza dengan itu (yang kedua)!”. (sahih Muslim).

Di dalam “Al-Mu’jam Al-Ausath” milik Imam Thabrani dari hadis ‘Aisyah Ra berkata: “Aku mendengar bahawa Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang membunuh cicak, maka Allah akan menghapuskan tujuh kesalahan atasnya.” (hadis Riwayat Thabrani didalam Al-Mu’jam Al-Ausath).

Dari Saibah Maulah Al-Fakih bin Al-Mughiroh bahawasanya dirinya menemui ‘Aisyah Ra dan melihat di rumahnya terdapat sebuah tombak yang tergeletak. Dia pun bertanya kepada ‘Aisyah Ra: “Wahai Ummul Mu’minin (Ibunda kaum Mukminin), apa yang engkau lakukan dengan tombak ini?”. ‘Aisyah Ra menjawab: “Kami baru saja membunuh cicak-cicak. Sesungguhnya Nabi Saw pernah memberitahu kami bahawa tatkala Ibrahim As dilemparkan ke dalam api tak satu pun binatang di bumi saat itu kecuali dia akan memadamkannya kecuali cicak yang meniup-niupkan apinya. Maka Rasulullah Saw memerintahkan untuk membunuhnya!”. (hadis Riwayat Ibnu Majah di dalam Sunan Ibnu Majah. Menurut Kitab Az-Zawaid menyebutkan bahawa hadis ‘Aisyah ini sahih dan orang-orangnya bisa dipercaya).


CICAK!
Kenapa cicak harus dibunuh?…

1] kerana dahulu kala ketika Nabi Ibrahim As dilemparkan ke dalam api, sesungguhnya semua haiwan-haiwan di muka bumi ini berusaha membantu Nabi Ibrahim As dengan cara memadamkan api tersebut. Namun cicak malah sebaliknya, dia malah meniup-niupkan apinya agar apinya semakin membakar tubuh Nabi Ibrahim As. Maka Rasulullah Saw memerintahkan kepada kita (selaku ummatnya) untuk selalu membunuh cicak!

2] Ada seekor cicak di dalam Gua Tsur yang sedang berbunyi kuat dan nyaring serta bergema. Mendengar suara cicak yang begitu kuat, para kaum kafir Quraisy yang sedang memburu Rasulullah Saw menjadi sangat yakin bahawa Rasulullah Saw bersembunyi di dalam Gua Tsur tersebut. Namun, untungnya ketika kaum musyrikin melihat pintu gua tertutup dengan sarang labah-labah, mereka tidak percaya. Kalau orang masuk ke gua itu, tentu sarang labah-labahnya rosak. Maka terlepaslah Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya. Maka dari itu, cicak disunatkan untuk selalu dibunnuh!

3] Di dalam suatu keterangan mengenai hadis sahih, Nabi Muhammad Rasulullah Saw pernah melaksanakan solat. Ketika dia sedang solat, tiba-tiba dia dikencingi serta diberaki oleh cicak yang berada di atas nya, sedangkan tahi cicak dan air kencing cicak itu sangat bau dan najis. Oleh kerananya, Nabi Muhammad Rasulullah Saw menamai cicak dengan nama Fuwaisiq (Si penjahat kecil).

Nah itulah indahnya Islam, walaupun cicak disunatkan untuk dibunuh oleh setiap kaum Muslim, tetapi tetap saja, ummat Islam diharamkan untuk berlaku zalim dan kejam terhadap semua makhluk termasuk cicak!

Sekali pukulan yang dapat mematikan bagi sang cicak, maka pahalanya sangat besar daripada pukulan berikutnya yang selalu mengurangi pahala dari membunuh cicak.

Apalagi pada pukulan keempat dan sebagainya, maka pahala kita menjadi kosong, malah yang ada mungkin kita menjadi dosa kerana telah menganiaya cicak.

Dan lebih banyak lagi mengenai cicak dalam Islam (Rahmatan lil ‘alamin) yang menceritakan bahawa cicak itu bukan binatang yang sopan, dan cicak juga sering memakan makanan-makanan kita sendiri yang pada akhirnya kita akan merasa jijik dengan makanan kita sendiri.

Jadi kalau anda melihat cicak, bunuh saja ia!!!

Cara yang betul untuk membunuh cicak adalah dengan menggenggam tubuhnya, kemudian kepalanya diletakkan di antara jari telunjuk dan ibu jari, kemudian tekan kepalanya dengan keras!

Kalau saya sendiri masih geli untuk membunuh cicak dengan cara demikian. Membunuh cicak dengan cara dipukul pun tidak mengapa. Ingat, jangan menyiksanya!

Bagi yang tidak ingin mengamalkannya, silakan, tapi sebagai seorang muslim kita harus percaya bahawa cicak adalah binatang yang disunatkan untuk selalu dibunuh, kerana sumbernya secara lansung dari hadis Rasulullah Saw yang sahih!


Amalan Pada 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan adalah masa-masa emas untuk mendulang pahala dan ampunan Allah Ta’ala. Dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan-lah ada perintah untuk lebih bersungguh-sungguh dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan pula ada perintah mencari lailatul qadar.

Berikut ini beberapa amalan yang semestinya kita kerjakan dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, untuk menggapai ampunan Allah Ta’ala dan meraih lailatul qadar.

1. Menjaga shalat lima waktu secara berjama’ah di masjid

«مَنْ تَوَضَّأَ لِلصَّلَاةِ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ مَشَى إِلَى الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ، فَصَلَّاهَا مَعَ النَّاسِ أَوْ مَعَ الْجَمَاعَةِ أَوْ فِي الْمَسْجِدِ غَفَرَ اللهُ لَهُ ذُنُوبَهُ»

Barangsiapa berwudhu dengan sempurna untuk melaksanakan shalat, kemudian ia berjalan kaki menuju shalat wajib, sehingga ia melaksanakan shalat wajib tersebut bersama masyarakat, atau berjama’ah, atau di masjid, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya. (HR. Muslim no. 232)

2. Melaksanakan shaum Ramadhan

«مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»

Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)


3. Melaksanakan shalat tarawih dan witir

«مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»

Barangsiapa melakukan shalat malam Ramadhan (tarawih dan witir) karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759)



4. Diutamakan melaksanakan shalat tarawih dan witir secara berjama’ah di masjid sampai selesai bersama dengan imam.
Jika kita memiliki “kebiasaan buruk” shalat tarawih di masjid hanya beberapa raka’at saja bersama imam, lalu berhenti dan tidak mengikuti shalat imam, hanya karena kita sibuk ngobrol, sibuk main HP, atau bahkan berniat akan shalat witir sendiri nanti malam di rumah; maka sebaiknya kita merubah hal itu. Sangat dianjurkan untuk shalat tarawih dan witir bersama dengan imam di masjid, sehingga selesai dan salam bersama imam, berdasar hadits shahih:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا صَلَّى مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ»

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Jika seseorang melakukan shalat [tarawih dan witir] bersama imam sampai selesai, niscaya dicatat baginya pahala shalat semalam suntuk.” (HR. Abu Daud no. 1375, Tirmidzi no. 806, An-Nasai no. 1364, Ibnu Majah no. 1327 dan lain-lain. Dinyatakan shahih oleh At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, Syu’aib al-Arnauth, al-Albani dan lain-lain)


5. Bersungguh-sungguh dalam mengisi waktu malam dan siang dengan memperbanyak ibadah.
Terlebih pada waktu malam, diutamakan untuk memperbanyak shalat sunah, membaca Al-Qur’an, doa, dzikir, istighfar, dan amal kebajikan lainnya. Diutamakan pula tidak melakukan hubungan suami-istri dan lebih mengutamakan ibadah mahdhah kepada Allah Ta’ala. Hendaknya seorang kepala rumah tangga mengajak serta istri dan anak-anaknya untuk memperbanyak ibadah kepada Allah Ta’ala.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، «إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ، أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ، وَجَدَّ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ»

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Kebiasaan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam jika telah datang sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan adalah beliau menghidupkan waktu malam [dengan ibadah], membangunkan keluarga [istri-istrinya], bersungguh-sungguh dalam beribadah dan mengencangkan sarungnya.” (HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174)

6. Memperbanyak sedekah dan infak

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ المُرْسَلَةِ»

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam adalah orang yang paling dermawan dan saat beliau paling dermawana adalah di bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril menemui beliau. Malaikat Jibril senantiasa menemui beliau pada setiap malam dalam bulan Ramadhan untuk saling mempelajari Al-Qur’an. Pada saat itu Rasulullah lebih dermawan dalam melakukan amal kebajikan melebihi (cepat dan luasnya) hembusan angin.” (HR. Bukhari no. 6 dan Muslim no. 2308)

7. I’tikaf
Disunahkan melakukan i’tikaf selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan bagi orang yang memiliki kemampuan dan tidak memiliki halangan.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا،: «أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَانَ يَعْتَكِفُ العَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ»

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam selalu melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian para istri beliau melakukan i’tikaf sepeninggal beliau.” (HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172)

8. Ribath dan jihad di jalan Allah Ta’ala
Bulan Ramadhan adalah bulan ribath dan jihad. Banyak peperangan besar dalam sejarah Islam terjadi di bulan suci Ramadhan. Berjaga-jaga di medan perang dan berperang untuk menegakkan syariat Allah dan membela keselamatan nyawa kaum muslimin di bumi jihad Suriah, Irak, Afghanistan, Somalia, Mali, Chechnya dan Rohingnya pada bulan suci Ramadhan merupakan amalan yang sangat dianjurkan.

Hadits shahih telah menjelaskan keutamaan sehari berperang di jalan Allah dalam kondisi berpuasa:

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ، بَعَّدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا»

Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Barangsiapa berpuasa sehari di jalan Allah [yaitu dalam kondisi berjihad] niscaya Allah akan menjauhkan wajahnya [yaitu dirinya] dari neraka sejauh 70 musim gugur [yaitu 70 tahun].” (HR. Bukhari 2840 dan Muslim no. 1153)

Hadits di atas disebutkan oleh imam Bukhari dalam kitab Shahih Bukharinya, pada kitab Jihad was Siyar, bab fadhlu shaum fi sabilillah. Para ulama hadits lainnya juga menempatkan hadits ini dalam pembahasan jihad fi sabilillah. Artinya, makna fi sabilillah dalam hadits tersebut adalah berperang semata-mata untuk menegakkan syariat Allah dan membela kaum muslimin yang tertindas. Wallahu a’lam bish-shawab.

Hal yang menguatkan hal itu adalah hadits tersebut diriwayatkan dari jalur sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dengan lafal:

مَا مِنْ مُرَابِطٍ يُرَابِطُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَصُومُ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلاّّ بَاعَدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا

Tidak ada seorang murabith pun yang berjaga-jaga di jalan Allah lalu ia berpuasa sehari di jalan Allah kecuali Allah akan menjauhkan wajahnya [yaitu dirinya] dari neraka sejauh 70 musim gugur [yaitu 70 tahun].” (HR. Abu Thahir adz-Dzuhli dalam Al-Fawaid. Fathul Bari Syarh Shahih al-Bukhari, 6/48)

Imam An-Nawawi berkata: “Hadits ini dibawa pada pengertian apabila puasa tidak membahayakan dirinya, tidak membuatnya meninggalkan suatu kewajiban, tidak membuat peperangannya melemah dan tidak melemahkannya dari tugas-tugas lainnya dalam peperangannya.” (An-Nawawi, Syarh Shahih Muslim, 8/33)

Imam Ibnu Daqiqil ‘Ied berkata: “Sabda beliau di jalan Allah, menurut ‘urf (kebiasaan) mayoritas penggunaan istilah ini adalah untuk perkara jihad.” (Ibnu Daqiqil ‘Ied, Ihkam al-Ahkam Syarh Umdat al-Ahkam, 2/37)

Imam Ibnul Jauzi al-Hambali berkata: “Jika disebutkan lafal jihad begitu saja [tanpa ada kata lain yang mengiringinya] maka maknanya adalah jihad.” (Ibnu Hajar al-Asqalani, Fathul Bari Syarhu Shahih al-Bukhari, 6/48)

Hadits-hadits shahih juga telah menjelaskan keutamaan ribath di jalan Allah.

عَنْ سَلْمَانَ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: رِبَاطُ يَوْمٍ فِي سَبِيلِ اللهِ أَفْضَلُ، وَرُبَّمَا قَالَ: خَيْرٌ، مِنْ صِيَامِ شَهْرٍ وَقِيَامِهِ، وَمَنْ مَاتَ فِيهِ وُقِيَ فِتْنَةَ القَبْرِ، وَنُمِّيَ لَهُ عَمَلُهُ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

Dari Salman al-Farisi radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Berjaga-jaga [di medan perang] selama sehari-semalam itu lebih utama daripada puasa selama satu bulan penuh dan shalat malam selama sebulan penuh, dan jika ia mati saat menjalankan tugas jaga tersebut niscaya ia akan aman dari [siksaan] dua malaikat kubur dan amal yang biasa ia kerjakan akan terus mengalir pahalanya sampai hari kiamat.” (HR. Muslim no. 1913 dan Tirmidzi no. 1665, dengan lafal Tirmidzi)

عَنْ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «رِبَاطُ يَوْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ يَوْمٍ فِيمَا سِوَاهُ مِنَ الْمَنَازِلِ»

Dari Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Berjaga-jaga satu hari di [medan perang] di jalan Allah itu lebih baik dari 1000 hari di tempat selainnya.” (HR. Tirmidzi no. 1667, An-Nasai no. 3169, hadits hasan)
Sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:

لَأَنْ أُرَابِطَ لَيْلَةً فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَحَبُّ إلَيَّ مِنْ أَنْ أَقُومَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ عِنْدَ الْحَجَرِ الْأَسْوَدِ

“Berjaga-jaga di medan perang di jalan Allah selama semalam adalah lebih aku sukai daripada saya melakukan shalat tarawih dan witir pada malam lailatul qadar di sisi Hajar Aswad.” (Ibnu Taimiyah, Majmu’ Fatawa, 28/6)

9. Umrah Ramadhan
Keutamaan umrah di bulan suci Ramadhan dijelaskan dalam hadits shahih:

«فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً»

“Jika datang bulan Ramadhan, maka lakukanlah olehmu umrah, sebab umrah pada bulan tersebut setara [pahalanya] dengan [pahala] haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256)

 
«فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً أَوْ حَجَّةً مَعِي»

Sesungguhnya [pahala] umrah di bulan suci Ramadhan itu setara dengan pahala haji atau haji bersamaku.” (HR. Bukhari no. 1863 dan Muslim no. 1256)
Hukum umrah menurut kesepakatan ulama adalah sunnah. Ketika dalam satu waktu yang sama seorang muslim dihadapkan kepada dua pilihan, melaksanakan amalan wajib dan amalan sunnah, maka amalan wajib harus didahulukan atas amalan sunnah. Terlebih jika meninggalkan amalan wajib tersebut mengakibatkan bencana besar terhadap agama, nyawa, harta, kehormatan dan akal kaum muslimin.

Umrah di bulan Ramadhan, betatapun besar pahalanya, adalah amalan sunnah. Pada saat yang sama umat Islam memiliki amalan lain yang sifatnya wajib, yaitu membantu jutaan kaum muslimin di Suriah dan Rohingnya yang terancam keselamatan nyawa dan akidahnya. Jutaan muslim Suriah dikepung dan dibombardir oleh pasukan rezim Nushairiyah dan milisi-milisi Syiah. Kaum muslimin Suriah kekurangan makanan, obat-obatan, senjata dan amunisi. Mereka berada di antara dua bahaya; mati karena kelaparan atau mati karena dibantai oleh pasukan Nushairiyah dan milisi Syiah.

Banyak dalil dari Al-Qur’an dan as-sunnah yang memerintahkan kita untuk membantu dan menyelamatkan saudara-saudara kita yang tertindas, kelaparan dan terancam keselamatan nyawa dan akidah mereka. Allah Ta’ala berfirman:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى

Dan tolong-menolonglah kalian dalam amal kebajikan dan ketakwaan. (QS. Al-Maidah [5]: 2)


أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ (1) فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ (2) وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ (3)

Tahukah engkau orang yang mendustakan hari pembalasan (hari kiamat)? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin. (QS. Al-Ma’un [107]: 1-3)

Hadits-hadits shahih memerintahkan kita untuk memperhatikan kesengsaraan sesama kaum muslimin.

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” فُكُّوا العَانِيَ، يَعْنِي: الأَسِيرَ، وَأَطْعِمُوا الجَائِعَ، وَعُودُوا المَرِيضَ “

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Bebaskanlah muslim yang tertawan musuh, berilah makanan orang yang lapar dan tengoklah orang yang sakit!” (HR. Bukhari no. 3046)

عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى


Dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Perumpamaan kaum beriman dalam sikap saling mencintai, menyayangi dan menyantuni adalah seperti sebuah tubuh, jika satu anggota tubuh merasa sakit, maka seluruh anggota tubuh lainnya ikut merasakannya dengan sulit tidur malam dan demam panas.” (HR. Bukhari no. 6011 dan Muslim no. 2586, dengan lafal Muslim)

Infak untuk membantu dan menyelamatkan kaum muslimin Suriah dan Rohingnya adalah kewajiban, bukan sekedar amalan sunnah. Adapun umrah di bulan Ramadhan adalah amalan sunnah dan masih mungkin dilakukan tahun-tahun mendatang. Seorang muslim yang cerdas dan memiliki kesadaran ukhuwah akan mendahulukan infak untuk kaum muslimin Suriah dan Rohingnya yang manfaatnya bisa dirasakan ratusan ribu orang, daripada mengerjakan umrah Ramadhan yang manfaatnya terbatas untuk dirinya sendiri.

Saat seorang muslim mengeluarkan belasan bahkan puluhan jutanya untuk melaksanakan Umrah Ramadhan yang nilainya sunnah, dan ia tidak menginfakkan sebanyak mungkin harta untuk kaum muslimin di Suriah dan Rohingnya yang nilainya wajib, maka akibatnya sangat fatal; puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu kaum muslimin akan mati kelaparan atau mati dibantai, masjid-masjid akan dihancurkan, agama kekafiran Nushairiyah dan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah akan berjaya.

Inilah di antara amal-amal shalih yang seharusnya menjadi konsentrasi kita pada sepuluh hari terakhir dari bulan suci Ramadhan. Semoga Allah mengaruniakan ampunan, lailatul qadar dan ridha-Nya kepada kita. Wallahu a’lam bish-shawab.



Ki Enthus Susmono

Ki Enthus Susmono (lahir di Tegal, 21 Juni1966; umur 49 tahun) adalah seorang dalang berke bangsaan Indonesia. Sejak 8 Januari 2014, ia dilantik sebagai Bupati Tegal oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk periode 2014-2019. Karena ketokohannya di dunia pedalangan, pada tahun 2005, dia menerima gelar Doktor Honoris Causa bidang seni-budaya dari International Universitas Missouri, U.S.A dan Laguna College of Bussines and Arts, Calamba, Philippines(2005). Selain berbagai penghargaan telah diterima, ratusan karyanya juga tersimpan dalam museum antara lain di Belanda, Jerman, dan New Mexico.
 
Kehidupan pribadi Ki Enthus Susmono
Enthus dibesarkan dari lingkungan keluarga dalang. Ia adalah anak semata wayang Soemarjadihardja, dalang wayang golèk Tegal dengan istri ke-tiga bernama Tarminah. Bahkan kakek moyangnya, R.M. Singadimedja, merupakan dalang terkenal dari Bagelen pada masa pemerintahan Sunan Amangkurat di Mataram.

KI Enthus, begitu sapaannya, dengan segala kiprahnya yang kreatif, inovatif serta intensitas eksplorasi yang tinggi, telah mengantarkan dirinya menjadi salah satu dalang kondang dan terbaik yang dimiliki Indonesia. Pikiran dan darah segarnya mampu menjawab tantangan dan tuntutan yang disodorkan oleh dunianya, yaitu jagat pewayangan.

Gaya sabetannya yang khas, kombinasi sabet wayang golek dan wayang kulit membuat pertunjukannya berbeda dengan dalang-dalang lainnya. Ia juga memiliki kemampuan dan kepekaan dalam menyusun komposisi musik, baik modern maupun tradisi (gamelan). Kekuatan mengintrepretasi dan mengadaptasi cerita serta kejelian membaca isu-isu terkini membuat gaya pakeliran-nya menjadi hidup dan interaktif. Didukung eksplorasi pengelolaan ruang artisitik kelir menjadikannya lakon-lakon yang ia bawakan bak pertunjukan opera wayang yang komunikatif, spektakuler, aktual, dan menghibur. Pada tahun 2005, dia terpilih menjadi dalang terbaik se-Indonesia dalam Festival Wayang Indonesia yang diselanggarakan di Taman Budaya Jawa Timur. Dan pada tahun 2008 ini dia mewakili Indonesia dalam event Festival Wayang Internasional di Denpasar, Bali.

Ia adalah salah satu dalang yang mampu membawa pertunjukan wayang menjadi media komunikasi dan dakwah secara efektif. Pertunjukan wayangnya kerap dijadikan sebagai ujung tombak untuk menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat seperti: kampanye; anti-narkoba, anti-HIV/Aids, HAM, Global Warming, program KB, pemilu damai, dan lain-lain. Di samping itu dia juga aktif mendalang di beberapa pondok pesantren melalui media Wayang Wali Sanga.

Kemahiran dan ‘kenakalannya’ mendesain wayang-wayang baru/kontemporer seperti wayang George Bush, Saddam Hussein, Osama bin Laden, Gunungan Tsunami Aceh, Gunungan Harry Potter, Batman, wayang alien, wayang tokoh-tokoh politik, dan lain-lain membuat pertunjukannya selalu segar, penuh daya kejut, dan mampu menembus beragam segmen masyarakat. Ribuan penonton selalu membanjiri saat ia mendalang. Keberaniannya melontarkan kritik terbuka dalam setiap pertunjukan wayangnya, memosisikan tontonan wayang bukan sekadar media hiburan, melainkan juga sebagai media alternatif untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.
 
 

Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan

Nanas (Ananas comosus), juga dikenal sebagai nanas atau nanas, buah tropis umum di daerah. Selain rasa manis dan asam, nanas juga mengandung banyak fruktosa, glukosa, vitamin A, B, C, fosfor, asam sitrat dan protease dan zat lainnya, dengan cuaca haus panas, pencernaan diare, oleh karena itu, sering daylight saving makanan kesehatan yang sangat baik baik untuk buah yang baik musiman. Dalam beberapa tahun terakhir sejumlah studi yang makan nanas juga memiliki efek anti-kanker. 
Selalin itu ada banyak manfaatnya lho jika kita memakan Buah yang satu ini. Diantaranya adalah :
 
Menyuburkan rambut
Senyawa Cystine pada buah Nanas dapat membantu proses pembentukkan kulit dan rambut. Selain itu dapat menyuburkan dan menunda penuaan pada rambut. Sehingga rambut tetap sehat. 

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Asam amino yang terkandung didalamnya terkenal dalam mengatasi rasa lelah, dan lainnya. Dengan mengonsumsi buah nanas secara rutin, tubuh akan menjadi sehat bugar kembali. Asam amino nya juga dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh. 

Membantu menjaga kesehatan gigi
Mau gigi sehat? Tentu dengan nanas yang mengandung vitamin C ini dapat mencegah terjadinya pembentukkan plak pada gigi yang menyebabkan rasa nyeri pada gusi gigi. Tentunya anda juga harus rajin menyikat gigi dan merawatnya. 

Membantu menurunkan berat badan
Kandungan enzim proteiolitik pada Buah Nanas berfungsi menyerap lemak pada pencernaan sehingga lemak akan terbuang bersamaan dengan feses. Selain itu vitamin C nya juga dapat membantu proses pembakaran lemak agar tidak menumpuk di dalam tubuh. Dengan memakan nanas, diet anda menjadi sehat dan tidak terserang penyakit.

Menurunkan tekanan darah dalam tubuh
Serat pada Nanas berperan dalam mencegah lemak terserap di dalam sistem pencernaan. Sangat cocok untuk penderita darah tinggi. Mengonsumsi setiap harinya dapat membantu menurunkan tekanan darah.


Sejarah Asal Usul Mula Kue Nastar

Nama nastar sebenarnya berasal dari nama asing yaitu "nastaart" yang berarti "Pineapple Cake". Di masyarakat sunda sering disebut "Ganas Jeung Tarigu (Nanas Dan Terigu)". Kalian pastinya tahu dong, kue nastar ini merupakan menu wajib yang ada dalam daftar sajian hari raya lebaran.

Dalam bahasa inggrisnya sendiri sering disebut "Pineapple Tarts" atau "Pineapple Nastar Roll". Sajian kue lebaran ini terkenal juga pada saat perayaan imlek lho. Kue nastar di Imlek sebenarnya juga sudah merupakan tradisi lama yang wajib disuguhi. Kue kering yang berisikan selai nanas ini mengandung arti dan simbol kemakmuran.

Dalam bahasa hokian berarti "Ong Lai". Maksudnya adalah buah pir emas yang mengandung makna kemakmuran datang kemari. Rezeki dan keberuntungan selalu datang. Warna emas, dan tekstur lembut dan rasa manisnya melambangkan rezeki yang melimpah dan manis. Terlebih jika isi nanasnya lebih banyak, maka rezekinya akan banyak berlimpah limpah.


Awal mulanya, nastar juga lebih ke arah ritual keluarga, dimana setiap keluarga membuat kuenya sendiri dengan menggunakan resep dari turun temurunnya. Namun seiring berjalannya waktu, ritual tersebut hilang dan para pengusaha bakery yang melihat peluang ini mengambil kesempatan untuk membuat kue nastar dan dijualnya sebelum imlek datang.


Tentunya seperti yang kita lihat, kue nastar kadang kali dijual lebih mahal, ya tetapi untuk kualitasnya juga sebanding dengan harga. 

Cara membuat kue kering nastar nanas yang enak dan renyah tentunya membutuhkan kesabaran agar kue nastar yang dihasilkan sempurna rasanya. Kalian bisa membuatnya dengan bantuan orang terdekat kalian agar proses membuatnya menjadi lebih mudah dan efisien.


Resep Kue Nastar Nanas Spesial Keju Enak, Empuk Dan Renyah

Sudah menjadi tradisi di Indonesia bahwa kue kering nastar istimewa ini menjadi menu wajib untuk di hari raya Lebaran. Terlebih lagi, banyak sekali yang menjadi peluang bisnis pasar kue kering.

Tak heran karena rasa kue nastarnya yang begitu renyah dan empuk, di tambah dengan selai nanas yang enak di dalamnya, apalagi di atasnya bertaburan keju yang kering di atasnya

Membuat kue kering nastar nanas yang enak dan renyah tentunya membutuhkan kesabaran agar kue nastar yang dihasilkan sempurna rasanya. Kalian bisa membuatnya dengan bantuan orang terdekat kalian agar proses membuatnya menjadi lebih mudah dan efisien. Silahkan diikuti cara membuat kue nastar yang kering spesial lebaran.

Bahan yang diperlukan
  • 250 gram tepung terigu
  • 50 gram gula halus
  • 200 gram margarine (lelehkan)
  • 100 gram keju cheddar
  • 3 butir telur
  • 1 sdm susu bubuk
  • 1 sdm tepung maizena
  • sedikit keju parutan untuk taburan
Bahan untuk olesan
  • 1 butir telur ayam
  • 1 sdm margarine (lelehkan)
Bahan untuk isi nastar selai nanas spesial
  • 1 buah nanas (parut terlebih dahulu)
  • 1 batang kayu manis
  • 2 bungkus vanili
  • 10 sdm gula pasir (sesuaikan manisnya dengan selera)
Cara membuat Selai Nanas
  1. Masukkan nanas yang telah diparut ke dalam telfon yang sudah disiapkan.
  2. Masak nanas dengan api sedang, kemudian masukkan gula pasir, vanili dan kayu manis sambil di aduk-aduk hingga adonan nanas tidak berair dan terlalu lengket.
  3. Angkat dan dinginkan adonan nanas sampai bisa dibulatkan kecil-kecil

Cara membuat Olesan Kue Nastar Keju

  1. Pisahkan antara putih telur dengan kuning telur. Kemudian ambil kuning telurnya dan campurkan dengan madu. Lalu aduk rata.
Cara membuat :
  1. Telur di pecah dan pisahkan antara kuning dan putih telur, ambil bagian kuningnya saja. Kemudian masukkan gula halus dan margarin cair, lalu aduk rata dengan menggunakan mixer.
  2. Masukkan tepung terigu dan tepung maizena satu persatu, aduk sebentar sampai adonan merata (adonan bisa menjadi keras jika kalian mengaduknya terlalu lama).
  3. Diamkan adonan sebentar, lalu bentuk adonan tersebut dengan mengambil sedikit adonan tadi, pipihkan, dan masukkan adonan selai nanas. Kemudian bentuklah menjadi bulat.
  4. Setelah itu, beri olesan yang sudah di campur dengan kuning telur dan madu ke bagian atas adonan. Taburkan sedikit parutan keju diatasnya, lalu beri olesan lagi.
  5. Letakkan adonan ke dalam loyang yang sudah dipersiapkan. Sebelumnya, loyang diberi olesan margarine agar hasilnya tidak lengket. Beri jarak antara kue yang satu dengan yang lain disebelahnya sekitar 1cm.
  6. Jika loyang sudah penuh, masukkan loyang ke dalam oven. Panggang dengan suhu 180 derajat Celcius selama 25 menit. Lalu keluarkan.
  7. Agar hasil kue nastar menjadi lebih bagus, kue nastar yang sudah matang, dikeluarkan kemudian beri olesan lagi dan panggang dalam wktu 10 menit
Tips Untuk Mengganti Selai Nanas
Jika kalian terlalu repot untuk membuat selai nanas dari buah nanas langsung, kalian bisa menggantinya dengan selai nanas siap saji yang beredar di supermarket terdekat.
Tetapi karena selai nanasnya bersifat siap saji, keringkan selai nanas tersebut ke dalam penggorengan agar sewaktu-waktu selai didalamnya tidak menjamur


Selamat Mencoba ya :-)

Cara Menulis Artikel Yang Baik untuk Blog

Cara Menulis Artikel Yang Baik untuk Blog - Tips ini bukan sebuah keharusan atau harga mati ketika kita ingin menulis konten untuk blog, tapi bisa dijadikan referensi karena saya juga sebenarnya masih belajar cara menulis artikel dengan baik
Inti dari kegiatan blogging adalah membuat konten atau artikel singkat yang menarik dan bisa dibaca oleh orang lain, sederhana bukan? Tapi kadang ini bisa jadi tidak sederhana – lho gimana sih? – ya memang begitu. Sebagian orang menghabiskan waktunya untuk memikirkan konsep yang membuat dirinya sendiri menjadi pusing seolah-olah menulis artikel blog itu seperti merakit sebuah roket canggih – ya mungkin aja sih kalo blog nya memang topiknya tentang cara merakit roket hehehe.

Kalau untuk blog pribadi seharusnya tidak sulit untuk menulis sebuah artikel karena memang tidak ada aturan khusus dalam membuat blog pribadi. Berbeda dengan blog review produk misalnya blog yang membahas tentang gadget atau blog yang isinya tentang kuliner, dan lain-lain. Gaya bahasa yang digunakan pada blog pribadi dan blog tentang teknologi tentunya pasti berbeda. Blog pribadi biasanya lebih bebas dan menggunakan bahasa sehari-hari yang tidak baku juga tidak masalah, tentu saja gaya bahasa seperti ini tidak pas kalau dilakukan pada blog yang isinya tentang teknologi karena bisa memberikan kesan artikelnya tidak serius.

Sebelum kita membahas tips cara menulis artikel yang baik, ada baiknya kita sedikit membahas tentang gaya penulisan sebuah artikel. Ada 2 gaya bahasa yang sering digunakan ketika menulis, yaitu gaya jurnalistik dan gaya ringkasan. Gaya jurnalistik langsung memberikan informasi utama pada bagian awal artikel dan informasi pendukung akan menyusul di bagian tengah atau akhir artikelnya. Sedangkan gaya ringkasan mirip dengan gaya berita ringkas yang ditujukan pada pembaca yang mengharapkan informasi terperinci, dan pembaca dapat memutuskan apakah dia akan membaca rincian yang diberikan atau cukup hanya membaca ringkasan artikelnya saja.

Berikut adalah tips cara menulis artikel yang baik versi asybook:

1. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh semua orang

Entah berapa kali saya menemukan artikel blog yang isinya membuat saya pusing dan menga-nga karena artikelnya berbelit-belit dan terlalu panjang, pasti saya tidak mau balik lagi ke blog itu.

Usahakan agar setiap artikel yang kita tulis dalam blog dapat dibaca dan mudah dimengerti oleh orang lain dan tentunya dengan gaya bahasa yang sederhana. Karena itu diperlukan latihan yang berulang-ulang dalam membuat artikel yang baik dan akhirnya itu akan mengasah kemampuan menulis kita menjadi lebih baik.

2. Banyak membaca buku atau referensi lain

Seorang penulis tidak mungkin bisa menghasilkan tulisan yang bagus kalau dia jarang atau tidak pernah membaca tulisan orang lain, itu pasti. Sebagai contoh, misalnya seorang pemilik blog yang menulis tentang internet marketing di dalam blognya, tentu saja dia akan membutuhkan referensi yang baik untuk membuat artikel bermutu.

Selain mendapat informasi, inspirasi, dan pengetahuan baru, membaca buku juga dapat membantu otak kita untuk berpikir secara logis dan sistematis. Jika kita sering membaca buku atau tulisan-tulisan yang bermutu maka lambat laun kita juga akan dapat menulis artikel atau buku yang enak dibaca.

3. Memiliki gaya bahasa yang unik  
Ini salah satu hal yang penting dalam menulis tapi kita tidak perlu terlalu terpaku pada hal ini karena dapat menghambat kreatifitas itu sendiri. Mulailah berlatih menulis dengan cara anda sendiri, tidak usah malu atau minder karena gaya tulisan kita berbeda dengan seorang penulis terkenal.

Apapun gaya atau cara kita membuat sebuah tulisan yang terpenting di sini adalah bagaimana agar tulisan atau artikel tersebut memberikan informasi, relevan, dan mudah pahami oleh pembaca. Kita bisa membuat sebuah artikel yang sederhana untuk sebuah informasi yang memang sederhana, dan kita juga bisa membuat sebuah artikel dengan judul yang mengandung provokatif yang bisa menghentak pembaca anda.
Tips cara menulis artikel yang baik di atas mungkin terlihat sepele, tapi tips ini dapat membuat kita terbiasa dalam membuat artikel yang baik untuk blog kita. 

Ini Penyebab Blog Tidak ada Pengunjung

Halo sahabat asybook, Terimakasih anda sudah berkunjung ke blog saya untuk membaca artikel saya mengenai Penyebab blog tidak ada pengunjung yang akan saya beritahukan kepada anda,apa sih sebenernya penyebab dari blog sepi?.
langsung saja berikut adalah penyebab blog kita tidak ada atau ditinggalkan oleh pengunjung.





Blog jarang di update dan tidak ter urus
Sebagian blogger kadang merasa jenuh untuk mengelola blog mereka,blog jarang di update dan tidak ter urus, karena konten yang itu itu saja pengunjung akan bosan dan meninggalkan blog anda.jadilah blogger yang aktif dan updatelah konten di blog anda sesering mungkin untuk mencegah blog anda di tinggalkan pengunjung. 


Minimnya pengetahuan tentang SEO
Umumnya terjadi kepada para blogger pemula (newbie),karena minimnya pengetahuan tentang SEO mengakibatkan blog yang kita kelola sedikit memiliki visitor/pengunjung, bahkan ada blog yang tidak memiliki pengunjung sama sekali. maka dari itu belajarlah meng optimasi SEO,

 
Memasang Captcha  

Banyak pengunjung yang malas dengan hal yang satu ini,chaptcha biasanya di pasang pada form komentar atau register pada suatu blog,mungkin itu wajar menurut saya karena untuk mengetahui kalau si pengunjung yang akan berkomentar/daftar itu bukan robot.
tapi ada salah satu blog yang memasang chaptcha pada load awal halaman.jika hal ini berada pada blog anda maka siap-siap anda akan ditinggalkan pengunjung.

Auto refresh blog
Banyak blogger yang memakai hal semacam ini untuk menurunkan bounce rate pada blog mereka,yang tidak mereka sadari akan berdampak pada malasnya visitor berlama lama di blog anda sehingga mereka akan meninggalkan blog anda dan tidak menutup kemungkinan akan melupakan blog anda untuk selama-lamanya,so apa yang harus anda lakukan?.

Pengaruh Loading halaman / blog yang sangat lelet
Untuk yang satu ini menurut saya sebagai jurus pamungkas untuk blog anda supaya di tinggalkan Pengunjung, banyak para blogger yang memasang javascript yang tidak perlu yang membuat loading halaman menjadi lelet,untuk mempercepat loading halaman sebaiknya hanya memakai plugin atau javascript yang di perlukan.

Pemilihan template yang kurang efektif
Template blog sebaiknya menggunakan template dinamis dan tidak berlebihan,pemilihan template yang mengandung warna yang mencolok dan berlebihan akan mengusir pengunjung dari blog anda.untuk mengekspresikan diri anda cukup di wakili dengan konten yang menarik dan berguna untuk pembaca. 



Pop up subcribtion newsletter
penyebab blog tidak ada pengunjung. salah satu sebabnya adalah memasang pop up seperti like halaman,follow twitter ,iklan dan lainya di halaman muka. Meskipun ada tanda 'x' untuk menutup pop up tapi saran saya lebih baik di pasang di akhir artikel saja. 

 
Pengunjung yang tidak menemukan konten yang mereka cari
Pernah menjumpai suatu blog yang seperti ini,antara keyword dan konten sangat menyimpang mentarget keyword yang tepat itu memang bagus tapi kalau keyword dan isi konten tidak sama,itu juga akan membuat pengunjung kesal dan mengusir mereka.

Banyaknya Iklan di Blog
Blogger memang butuh uang dan dari iklan lah mereka mendapat bayaran,walaupun konten yang di usung sangat bagus,template blognya juga bagus tapi kalau terdapat iklan di setiap sudut.apakah para pengunjung tidak akan terusir?.

Penulisan kata dan Gaya bahasa
Gaya bahasa yang di inginkan para pembaca adalah bahasa yang mudah di mengerti,jadi untuk menulis artikel di suatu blog sebaiknya menggunakan bahasa yang mudah di pahami dan ejaan kata yang benar,penulisan kata yang semrawut akan membuat pembaca pada blog kita kesal.



Seorang Anak Menggendong Ibunya saat Melakukan Thawaf

Ilustrasi : www.pulsk.com
DIKISAHKAN - pada suatu hari ada seorang laki-laki yang sedang berada di Baitul Haram. Ia sedang menggendong ibunya yang sudah tua, buta dan tidak bisa bergerak. Ia menggendongnya sambil mengelilingi Ka’bah untuk melakukan thawaf dan mengucapkan talbiah.

Kisah ini terjadi pada zaman Umar r.a.. pada saat itu Umar sedang berada di Baitul Haram yang ditemani oleh Ali bin Abi Thalib dan para sahabat lainnya. Ia melihat laki-laki yang tengah menggendong ibunya. Umar r.a. dan para sahabat lainnya merasa keheranan dengan yang dilakukan laki-laki ini. Kemudian, anak muda ini berkata, “Aku tidak peduli jika ia menjadikan aku sebagai binatang tunggangannya. Karena yang sedang aku lakukan adalah sebuah upaya untuk membalas sebagian utangku kepadanya sepanjang hidupku.” Setelah itu ia melantunkan ucapan talbiah, “Labbaikallahumma Labbaik.” (wahai Tuhanku, aku penuhi panggilan-Mu kepadaku).

Menyaksikan perbuatan laki-laki tersebut, Umar r.a. berkata, “Marilah kita ikut melakukan thawaf. Sekarang ini adalah waktu turunnya rahmat dan ampunan dari Allah. Mudah-mudahan dengan keberkahan bakti laki-laki ini kepada ibunya yang telah tua ini, kita juga mendapat rahmat dan ampunan dari Allah Swt.”

Akhirnya umar dan para sahabat lainnya mengelilingi Ka’bah dan mengucapkan talbiah bersama-sama.

Dari kisah tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa, ketika Allah ridho kepadamu, ia akan mencurahkan rahmat dan ampunannya untukmu. Jika seseorang berbakti kepada kedua orang tuanya, maka ia akan hidup bahagia di dunia dan di akhirat.
Semoga kita senantiasa menjadi anak yang mampu berbuat baik kepada kedua orang tua kita. Membuatnya bahagia, tidak menyakiti dan membuatnya sedih.
Sumber : 40 Kisah Pengantar Anak Tidur/Najwa Husein Abdul Aziz/Gema Insani

 

25 FATWA ULAMA AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH (seri 1)

https://app.box.com/s/sb8zdb4391g7wergm89s

Download e-book Gratis berjudul 25 FATWA ULAMA AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH oleh Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah

25 FATWA ULAMA 
AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH
-SERI1-

Ditulis Oleh:
Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah
BOLEHKAH SHALAT DI MASJID AHLI BID’AH 
(Asy-Syaikh Abdullah Al-Bukhary hafizhahullah)

Pertanyaan: 

Semoga Allah melimpahkan kebaikannya kepada Anda, wahai syaikh kami, di negeri kami terdapat dua masjid, salah satu dari keduanya milik Ahlus Sunnah sedangkan yang lainnya milik ahli bid’ah, maka bolehkah bagi saya untuk mengerjakan shalat di masjid ahli bid’ah kadang-kadang saja, tujuannya untuk menasehati orang-orang awam? Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan

Jawaban:
Orang-orang awam yang ingin engkau nasehati itu –baarakallahu fiikum– jika mereka tidak mengetahui keadaan ahli bid’ah tersebut berupa kesesatan yang ada pada mereka dan engkau orang yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan nasehat dan menjelaskan kebenaran kepada mereka serta mengingatkan mereka dengan ajaran As-Sunnah, maka tidak mengapa engkau menasehati mereka jika engkau benar-benar memiliki kemampuan untuk melakukannya, jika orang-orang awam tersebut tidak mampu untuk membedakan dan tidak mengetahui mana yang benar dan mana yang bathil. 


Tips Puasa Untuk Ibu Hamil di Bulan Ramadhan

Tips Puasa Untuk Ibu Hamil — Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa berpuasa berdampak sangat baik bagi kesehatan seseorang. lalu bagaimana dengan ibu yang hamil? apakah berpengaruh kepada kesehatan sang ibu atau anak dalam janinnya? Jawabnnyak ialah Aman, selama sang ibu juga dalam kondisi sehat/fit. Seperti dilansir oleh situs kesehatan Bidanku.com:

“Selama ibu hamil telah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat dan telah dikonsultasikan dengan ahlinya, maka ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa khususnya selama bulan ramadhan.”

Sedang tidak berpuasa-pun, seorang wanita yang sedang hamil sudah seharusnya senantiasa menjaga kehamilannya dengan berbagai perlakuan-perlakuan khusus, terlebih lagi wanita yang sedang hamil, setuju bukan? Maka diperlukan kiat-kiat khusus agar kandungan wanita hamil tetap sehat selagi menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan.
 
Penelitian Mengenai Bayi Yang dikandung Ketika ibu Berpuasa
  • Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa berat tubuh bayi baru lahir tidak dipengaruhi oleh kondisi berpuasa atau tidak berpuasanya sang ibu ketika hamil, begitu pula dengan IQ sang bayi. 
  • Dalam beberapa kajian pula menyatakan bahwa sampel darah ibu hamil yang berpuasa dan tidak berpuasa memang menunjukan perubahan namun hal ini tidak berbahaya bagi kesehatan ibu dan dan anak. 
Tips Berpuasa Untuk Ibu Hamil
Sahur Bagi Ibu Hamil
  • Bagi ibu hamil ketika sahur sebaiknya meminum air putih sebanyak-banyaknya.
  • Meminum segelas susu ketika sahur dapat mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.
  • Ibu Hamil sebainya tidak memakan makanan yang manis ketika sahur agar tidak lemas atau merasa cepat lapar akibbat insulin shock.
  • Buah-buahan juga wajib ada pada menu sahur ibu hamil, agar BAB lancar sehingga mencegah potensi wasir yang sering terjadi pada ibu hamil.
  • Makanan yang pedas tidak disarankan untuk ibu yang sedang hamil. 
 
Ketika Puasa Bagi Ibu Hamil
  • Puasa yang dijalankan dengan niat bulat dan bergembira menjadikan resiko stress terjadi lebih kecil, dan ini hal baik bagi ibu hamil.
  • Istirahat yang cukup sangat disarankan bagi ibu hamil yang sedang berpuasa.
  • Ketika terjadi hal-hal dibawah ini sebaiknya ibu hamil segera membatalkan puasa:
  1. Muntah-muntah lebih dari 3 kali dan
  2. Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit
  3. Mengalami mimisan karena pembuluh darah pecah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil
  4. Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.=
  5. Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa 
 
Berbuka Puasa Bagi Ibu Hamil 
  • Berbuka bagi ibu hamil tidak jauh berbeda dari yang sedang tidak hamil. Berbuka dengan yang manis diperbolehkan untuk ibu hamil guna meningkatkan gula darah, namun perlu dibatasi.
  • Untuk ibu hamil agar kerja lambung normal maka disarankan untuk tidak meminum minuman dingin.
  • Setelah Magrib dan makanan sudah “turun”, dianjurkan ibu hamil untuk makan dengan porsi yang lebih besar.
  • Sebelum tidur, ibu hamil juga disarankan untuk makan ringan dan minum minuman hangat agar tubuh dapat memproses produksi ASI. 
 

Hukum Puasa Wanita Hamil Jika Berdampak Negatif

Apakah diperbolehkan bagi orang hamil berpuasa Ramadan dan Asyura (10 Muharram)?
Saya nasehati isteriku agar tidak berpuasa selama Ramadan, dan dia tidak melakukannya, karena dirinya sedang hamil. Kondisinya sangat lemah, disamping itu dia mengalami darah rendah selama hamil. Di penghujung Ramadan dia keguguran, yaitu pada minggu kedua belas (bulan ketiga kehamilan). Apa hukum terkait dengan hari-hari yang dia berbuka di bulan Ramadan? Apakah harus diqada sebelum (memasuki) Ramadan depan? Apakah memungkinkan dia berpuasa seperti biasa dikala hamil? Dia memaksa terus untuk berpuasa disela-sela kehamilan. Jika ada keterangan medis bahwa puasa tidak membahayakan janin, akan dapat membatu dalam masalah ini.

Alhamdulillah.

Wab’du.

Dalam pertanyaan di atas ada tiga hal, yaitu :

  • Hukum berbuka (puasa) bagi wanita hamil di bulan Ramadan.  
  • Apa dampak keguguran di bulan Ramadan.  
  • Hukum qada setelah Ramadan.

Adapun berkaitan dengan wanita hamil, dibolehkan berbuka puasa kalau dia khawatir, menurut perkiraan kuat, membahayakan dirinya atau diri dan anaknya. Bahkan wajib berbuka kalau dia takut binasa pada dirinya atau kepayahan yang sangat. Konsekwensinya, dia harus mengqada tanpa membayar fidyah (memberi makanan kepada fakir miskin). Hal ini sesuai dengan kesepakatan para ulama fiqih.

Berdasarkan firman Allah; “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian”

Dan firmanNya: “Dan janganlah kalian campakkan diri kalian kepada kebinasaan.”


Mereka juga bersepakat bahwa wanita dalam kondisi seperti ini tidak membayar fidyah. Karena dia kedudukannya seperti orang sakit yang takut kepada dirinya. Adapun kalau dia takut terhadap janinnya saja, maka sebagian ulama berpendapat: Dia dibolehkan berbuka dan diharuskan mengqada serta membayar fidyah (yaitu memberi makanan kepada orang miskin untuk setiap harinya).

Sebagaimana terdapat riwayat dari IbnuAbbas radhaillahu ‘anhuma dalam (menafsirkan) firman Allah:


وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

“Bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.”

Beliau (Ibnu Abbas) berkata: “Ayat ini adalah dispensasi untuk orang tua renta, baik laki-laki maupun wanita yang sudah tidak kuasa berpuasa, agar mereka berbuka, lalu memberi makan kepada orang miskin sebagai pengganti setiap harinya. Demikian juga bagi wanita hamil dan menyusui, Abu Dawud berkata, maksudnya jika mereka khawatir kepada anaknya, maka dia boleh berbuka (puasa)." (HR. Abu Daud, no. 1947, dishahihkan oleh Al-Albany dalam kitab Irwa'ul-Ghalil, 4/18, 25)

Silakan lihat Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah, 16/272.

Dari sini jelas bahwa jika wanita tersebut berpuasa dan akibatnya sangat membahayakan dirinya atau janinnya, maka dia harus berbuka. Dengan catatan, apabila dokter yang merekomendasikannya adalah dokter yang ucapannya terpercaya. Ini berkaitan dengan berbuka di bulan Ramadan. Adapun puasa Asyura (10 Muharam) bukan perkara wajib menurut ijma (konsensus ulama), ia hanyalah sunnah. Seorang wanita dilarang berpuasa sunnah jika suaminya ada, kecuali dia mengizinkan. Kalau dia melarang berpuasa, maka isterinya harus mentaatinya. Apalagi hal itu berkaitan dengan kebaikan janin.

Terkait dengan masalah keguguran, kalau kondisi realnya seperti apa yang anda sebutkan bahwa kegugurannya terjadi pada bulan ketiga dari usia kandungan, maka darah yang keluar bukan termasuk darah nifas, ia adalah darah istihadhah. Karena yang keluar hanyalah segumpal daging, belum berbentuk manusia. Karenanya, dia harus shalat dan berpuasa meskipun darahnya keluar. Akan tetapi dia harus berwudhu setiap kali hendak shalat. Maka, dia harus mengqadha puasa dari hari-hari yang dia berbuka dan shalat-shalat yang dia tinggalkan. Silahkan lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 10/218.

Mengenai qadha hari-hari yang terlewatkan, diharuskan bagi setiap orang yang mempunyai tanggungan hari-hari (tidak puasa) di bulan Ramadan, untuk mengqadanya sebelum Ramadan depan. Diperbolehkan baginya mengakhirkannya hingga bulan Sya’ban. Kalau sampai datang Ramadan berikutnya dia belum mengqadanya tanpa uzur, maka dia berdosa karenanya, dan dia harus tetap mengqada serta memberi makanan untuk setiap harinya kepada orang miskin. Sebagaimana hal itu difatwakan oleh para shahabat Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam. Ukuran makanan adalah setengah sha (satu kilo setengah) untuk setiap harinya dari makanan pokok negaranya. Diberikan kepada sejumlah orang miskin, meskipun cuma satu orang.

Kalau sekiranya ada uzur dalam mengakhirkannya karena sakit atau bepergian, maka dia cukup mengqadanya saja, tanpa memberikan makanan. Berdasarkan keumuman firman Allah Subhanahu: “Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 185) Wallahu Al-Muwaffiq. Fatawa Syekh Ibnu Baz, 15/340.
Syekh Muhammad Sholeh Al-Utsaimin

auto::pagerank'