HEADLINES NEWS :

Anda Kurang Informasi?

cuma asybook situs yang menyajikan berbagai macam informasi, mulai dari Berita, Pengetahuan dan Artikel menarik lainya.

services for your logistic needs

Alpha Pacific Transportation Group has been connecting Indonesia to the world. We pride ourselves as innovative solution providers to our partners and customers in gaining access to Indonesia. alphapacificgroup.com.

lets exchange ads

asybook provides space for your ads. Please click on the image or contact us in the comments field - asads.

Earn money from your blog

Ad5ve is targeted to global advertisers. We have partnerships with multiple websites spread across the world, that allocate areas on it's pages to display ads processed by Ad5ve. - http://www.ad5ve.com.

Free Sign Up

berbahagialah! Karena asybook kini mengundang anda untuk bergabung menjadi penulis, setiap penulis akan mendapat link aktif dan existensi yang luar biasa. Gabung sekarang!

Rumah IMPIAN Anda! Konsep Resort Terbaik

Dengan lahan seluas 1,2 hektar, Club house sebagai ikon. de'minimalist sentul resort. www.deminimalist.com

Anda butuh jasa desain grafis murah?

Dengan menggunakan jasa desain anda dapat menghemat waktu dan mendapatkan hasil desain yang berkualitas karna di desain oleh desainer profesional.

mohon
Tampilkan postingan dengan label E-book. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label E-book. Tampilkan semua postingan

25 FATWA ULAMA AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH (seri 1)

https://app.box.com/s/sb8zdb4391g7wergm89s

Download e-book Gratis berjudul 25 FATWA ULAMA AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH oleh Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah

25 FATWA ULAMA 
AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH
-SERI1-

Ditulis Oleh:
Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah
BOLEHKAH SHALAT DI MASJID AHLI BID’AH 
(Asy-Syaikh Abdullah Al-Bukhary hafizhahullah)

Pertanyaan: 

Semoga Allah melimpahkan kebaikannya kepada Anda, wahai syaikh kami, di negeri kami terdapat dua masjid, salah satu dari keduanya milik Ahlus Sunnah sedangkan yang lainnya milik ahli bid’ah, maka bolehkah bagi saya untuk mengerjakan shalat di masjid ahli bid’ah kadang-kadang saja, tujuannya untuk menasehati orang-orang awam? Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan

Jawaban:
Orang-orang awam yang ingin engkau nasehati itu –baarakallahu fiikum– jika mereka tidak mengetahui keadaan ahli bid’ah tersebut berupa kesesatan yang ada pada mereka dan engkau orang yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan nasehat dan menjelaskan kebenaran kepada mereka serta mengingatkan mereka dengan ajaran As-Sunnah, maka tidak mengapa engkau menasehati mereka jika engkau benar-benar memiliki kemampuan untuk melakukannya, jika orang-orang awam tersebut tidak mampu untuk membedakan dan tidak mengetahui mana yang benar dan mana yang bathil. 


Download e-book Gratis berjudul MUSUH-MUSUH MANUSIA

https://app.box.com/s/sb8zdb4391g7wergm89s

Download e-book Gratis berjudul MUSUH-MUSUH MANUSIA oleh Al Ustadz Idral Harits
 
MUSUH-MUSUH MANUSIA

Ditulis Oleh: Al Ustadz Abu Muhammad Idral Harits

Dalam perjalanannya di dunia yang tidak ringan ini banyak musuh yang mengintai kelengahan seorang manusia, lebih-lebih seorang mukmin. Ada musuh yang tegak berdiri di hadapannya, merintangi langkahnya atau membelokkanya ke arah yang salah. Apakah dengan menghiasi berbagai kejelekan agar terlihat indah lalu manusia tertarik untuk mengerjakannya. Atau, sebaliknya, membuat yang baik seakan-akan sebuah keburukan yang harus dijauhi dan dimusuhi. Ada tiga musuh paling utama yang harus dihadapi setiap manusia, yaitu dunia yang ditempatinya, syaitan yang selalu menyertainya, dan hawa nafsu yang ada dalam dirinya selama dia masih hidup. Ketiga musuh inilah yang sering menyebabkan terperosoknya manusia ke dalam perbuatan melanggar larangan dan meninggalkan perintah Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Kata Yahya bin Mu‟adz Ar Razi rahimahullahu,”Musuh manusia itu ada tiga; dunia, syaitan
dan nafsunya. Bentengilah diri dari dunia dengan zuhud terhadap dunia, dari syaitan dengan menyelisihi perintahnya, dan dari nafsu dengan meninggalkan syahwatnya.” Secara bahasa, musuh („aduw) adalah lawan dari teman, pelindung, penolong (waliy), dan bentuk jamak dari „aduw ialah a‟da`. Musuh-musuh yang dihadapi oleh manusia, ada segolongan yang kita diperintahkan untuk memusuhinya, bahkan memeranginya, di antaranya adalah seperti diisyaratkan dalam firman Allah Ta‟ala (An Nisa` 92):
“Maka jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang menjadi musuh bagi kamu….”

Ada pula golongan yang memusuhi mereka bukan sebagai tujuan utama (harus dimusuhi), tetapi kadang-kadang seseorang terpaksa harus menghadapi gangguan dari golongan ini, sebagaimana dalam firman Allah Ta‟ala (At Taghabun 14):
“Sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu.”
Mereka (istri dan anak-anak) digolongkan sebagai musuh, karena mendorong seorang suami melakukan pelanggaran untuk memenuhi kepentingan istrinya. Atau menyebabkan seorang ayah bermaksiat demi menyenangkan anak-anaknya, hingga menjerumuskannya ke dalam kebinasaan abadi. Hanya karena permintaan istri yang ingin memiliki rumah dan perabotan mewah, kendaraan yang bagus, atau perhiasan yang mahal, seorang suami tergerak melakukan penipuan, pencurian, penggelapan, pengkhiatan, bahkan pembunuhan. Hanya karena memenuhi keinginan anak kesayangannya yang ingin tampil di hadapan teman sebayanya, sang ayah rela merampok dan membunuh. Itu baru di dunia, belum lagi di akhirat. Lebih buruk lagi, kalau dia sampai „harus‟ menjual manhajnya, merendahkan dirinya, dan
menghinakan ilmu yang dibawanya, hingga dia terlepas dari lingkup pergaulannya dengan ahlis sunnah. Bahkan ikut menyebarkan fitnah dan syubhat di kalangan ahlis sunnah serta orang-orang awam. Wal‟iyadzu billahi. Menurut istilah, al „aduw ialah siapa saja yang berusaha mencelakakan orang lain dan melawannya hingga menjerumuskan lawannya ke dalam kerugian. Bisa juga dikatakan bahwa musuh seseorang adalah siapa saja yang merasa senang melihat kesengsaraannya. 
 
 

Hewan-Hewan Zaman Prasejarah Yang Menakjubkan

http://asybook.blogspot.comasybook - Zaman Prasejarah mendengar kata-kata itu apa yang pertama akan anda bayangkan. ya tentu saja kehidupan purba, suasana mencekam, atau bahkan Dinosaurus. Tapi tahukah anda bahwa di Zaman Prasejarah hidup berbagai hewan mengagumkan selain dari jenis Dinosaurus. Seperti apakah hewan-hewan tersebut?, Berikut hewan-hewan menggumkan yang pernah hidup pada zaman prasejarah.


1. Mammoth ( Mammuthus Primigenius)

http://asybook.blogspot.com Hewan yang sekilas mirip gajah purba ini pernah hidup pada zaman Pleistosen (sekitar 1.808.000 hingga 11.500 tahun yang lalu) dengan ukuran tubuh yang lebih besar dari jenis gajah normal yang hidup sekarang. Berat badan mammoth dewasa bisa mencapai 6-8 ton, dengan gading yang berbentuk kurva melingkar kearah dalam dan bulu yang agak panjang. Ditengah perdebatan, banyak ilmuwan yang meyakini bahwa kepunahan gajah purba ini disebabkan oleh perubahan iklim global dan perburuan oleh manusia.


2.  Smilodon/Sabretooth.

http://asybook.blogspot.comSmilodon atau yang lebih di kenal dengan nama sabertooth kucing besari ini memiliki gigi taring yang luar biasa besar dan panjang. Ukuran taringnya ini bisa mencapai 30 cm panjangnya, hingga cukup kuat untuk melukai atau membunuh seekor mammoth, dan hewan-hewan lain yang ukurannya lebih besar darinya. Smilodon juga terkenal karna keganasannya, yang paling luar biasa dari Smilodon dia adalah satu – satunya kucing pra sejarah yang diketahui telah mengakibatkan kepunahan suatu spesies hewan. Korban keganasannya adalah predator buas lain, yaitu hewan bertaring dari jenis marsupial ( hewan berkantung ) , Thylacosmilus. Smilodon hidup 10.000 tahun yang lalu, yang berarti kemungkinkan pernah hidup berdampingan dengan manusia.


3. Coelacanth

http://asybook.blogspot.comKata coelacanth berasal dari bahasa Yunani coelia (berongga) dan acanthus(duri) merujuk pada duri siripnya yang berongga Coelacanth diperkirakan sudah punah sejak akhir masa Cretaceous 65 juta tahun yang lalu, sampai sebuah spesimen ditemukan di timur Afrika Selatan, di perairan sungia Chalumna tahun 1938. Sejak itu Coelacanth telah ditemukan di Komoro, perairan pulau Manado Tua di Sulawesi, Kenya, Tanzania, Mozambik, Madagaskar dan taman laut St. Lucia di Afrika Selatan. Di Indonesia, khususnya di sekitar Manado, Sulawesi Utara, spesies ini oleh masyarakat lokal dinamai ikan raja laut. Coelacanth memiliki ciri khas ikan-ikan purba, ekornya berbentuk seperti sebuah kipas, matanya yang besar, dan sisiknya yang terlihat tidak sempurna (seperti batu). Di Bunaken pernah ditemukan seekor coelacanth hidup berenang dengan bebasnya. Ukurannya kira-kira 2/3 tubuh orang dewasa dan tubuhnya berwarna ungu gelap.


4. Deinotherium

http://asybook.blogspot.com
Deinotherium adalah kerabat raksasa dari gajah modern yang muncul di Pertengahan Miosen dan berlanjut hingga Awal Pleistocene. Dalam kehidupannya Deinotherium sama seperti gajah modern, kecuali belalainya yang lebih pendek, dan ia memiliki gading melengkung yang melekat di rahang bawahnya. Deinotherium adalah mamalia darat terbesar ketiga didunia, hanya Indricotherium dan Mammoth Sungai Songhua (Mamuthus Sungari) yang menandinginya (walaupun Mammuthus imperator bisa hamppir sebesarMammuthus Sungari). Deinotherium jantan dapat tumbuh setinggi 3,5 hingga 4,2 meter pada pundaknya, walaupun beberapa spesimen besar bisa mencapai 5 meter. Beratnya diperkirakan mencapai 5 sampai 10 ton, dengan jantan besarnya yang dapat mencapai 14 ton.


5. Longisquama Insignis.
Longisquama insignis merupakan kadal purba yang sangat unik karena memiliki serangkaian bulu yang berdiri tegak di sepanjang punggungnya. Struktur “bulu” tersebut hingga kini masih menjadi bahan perdebatan dikalangan para peneliti. Beberapa peneliti meyakini bahwa struktur panjang yang tumbuh di punggung Longisquama bukanlah sejenis bulu, melainkan sisik yang umumnya dapat kita temukan pada reptil seperti Iguana. Longisquama hidup pada pertengahan hingga akhir periode Triassic (230 – 225 juta tahun silam).



6. Ambulocetus

http://asybook.blogspot.com



Inilah salah satu makhluk purba yang banyak diklaim para penganut Neo-Darwinisme sebagai bukti kuat periode transisi spesies makhluk laut ke darat. Ambulocetus, hewan purba dengan perawakan mirip campuran nenek moyang paus dan berang-berang hidup di wilayah yang kini disebut sebagai Pakistan modern sekitar 50 juta tahun lalu. ia hidup di masa Eosen sekitar 50-49 juta tahun lalu. Dengan wujud seperti buaya mamalia sepanjang 3 meter, jelas hewan ini hidup amfibius (tinggal di dekat air), dan kaki belakangnya beradaptasi lebih baik untuk berenang dibanding berjalan di darat, dan mereka biasa berenang dengan menggerakkan tubuhnya secara vertikal, seperti linsang dan paus.




7. The Moa.

http://asybook.blogspot.com
Moa adalah burung terbang terbesar yang punah pada tahun 1700-an atau 1800-an. Burung besar ini  tinggal di hutan dataran rendah di kepulauan Selandia Baru. Moa memiliki tubuh besar, kepala kecil, leher panjang, kaki tebal, dan paruh besar. Ada 11 jenis moa. Yang terbesar itu hampir 11,5 kaki (3,5 m) tinggi dan beratnya mungkin  700 Pound (320 kg).  moa ini merupakan hewan herbivora (pemakan tumbuhan) ia memakan buah dan beberapa bahan tanaman (seperti daun).


8.  Arthropluera Armata

Arthropleura Armata hewan yang sekilas mirip kelabang raksasa ini hidup sekitar 300 juta tahun yang lalu. Hewan menakutkan memiliki panjang sekitar 8 kaki atau 3 meter sungguh menakjubkan. Arthropleura Armata merupakan salah satu hewan invertebrata pertama di darat dan kemungkinan besar hewan ini adalah predator.












Siapa Itu Yajuj Majuj Dan Raja Zulkarnain

Sejarah Dan Siapa Itu Yajuj Majuj Dan Raja Zulkarnain Asybook Pada zaman dahulu, di masa kenabian Ibrahim, hidup seorang raja yang saleh bernama Zulkarnain. Rakyat sangat menyukainya karena sang raja amat bijaksana. Pasca kepemimpinan raja Namrud yang kejam, Zulkarnain hadir sebagai pengganti yang membawa kesejahteraan bagi rakyatnya. Tak hanya itu, Zulkarnain pun berkiprah besar dalam mendakwahkan agama tauhid yang dibawa Ibrahim.

Zulkarnain amat cerdas dan pandai berpetualang. Ia melakukan ekspedisi ke seluruh dunia untuk menyebarkan agama tauhid. Sang raja amat pandai menguasai bahasa berbagai dunia. Ia juga mahir berlayar melakukan perjalanan dari belahan timur hingga barat bumi. 

Pada sebuah perjalanannya, Zulkarnain sampai ke tempat matahari terbenam di bagian barat dunia. Di sana ia mendapati penduduknya tak beriman. Zulkarnain pun kemudian mendakwahkan keesaan Allah. Mereka pun menerimanya dengan gembira. Perjalanan berlanjut, Zulkarnain tiba di kawasan timur dunia di mana matahari tampak terbit dari sana. 

Penduduk Timur tersebut amat miskin dan terbelakang hingga tak mampu membangun tempat tinggal. Zulkarnain pun membantu mereka, mengajarkan memiliki tempat yang dapat melindungi diri mereka dari panas dan hujan. Setelah mendapat bantuan, mereka pun menerima dakwah Zulkarnain dengan gembira.

Ia pun melanjutkan kembali perjalanannya. Tibalah Zulkarnain pada sebuah tempat di antara dua gunung. Di bukitnya terdapat sebuah kaum yang tak mengerti bahasa. Zulkarnain yang cerdas pun memerlukan penerjemah untuk memahami ucapan mereka. Kaum tersebut pun mengeluhkan kesulitan mereka pada Zulkarnain. Mereka selalu dilanda kemiskinan karena harta mereka selalu diambil paksa oleh kaum kejam bernama Ya'juj dan Ma'juj.

Para manusia kejam tersebut berpostur tubuh yang tak biasa, mereka selalu merusak setiap hal yang dilewati. Kaum Ya'juj dan Ma'juj tersebut tinggal di antara dua gunung. Mereka selalu mengganggu kaum di bukit dengan merampas dan merusak segala sesuatu, baik tanaman maupun ternak.

"Hai Zulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" pinta penduduk bukit.

Zulkarnain pun berkeinginan membantu mereka. Namun, tak ada daya upaya kecuali pertolongan Allah. Maka, diajak berimanlah para penduduk bukit dua gunung tersebut. Setelah mereka beriman, Zulkarnain pun memikirkan cara untuk membatasi mereka dengan kaum kejam Ya'juj dan Ma'juj. "Bawakanlah padaku besi dan tembaga, akan kubuat dinding di antara kalian dan mereka," ujar Zulkarnain.

Maka, dikumpulkanlah segala hasil tambang para penduduk bukit. Zulkarnain kemudian menggali tanah lalu membangun fondasi yang kokoh dari besi. Setelah itu, besi tersebut dipanaskan, lalu dilebur dengan cairan tembaga yang mendidih. Maka, jadilah dinding benteng yang amat kokoh yang mengurung Ya'juj dan Ma'juj di tempat tinggalnya.

Melihatnya, penduduk bukit bersuka cita, ia pun berterima kasih pada Zulkarnain. Namun, dengan rendah hati, Zulkarnain bersyukur kepada Allah. "Dinding ini adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh dan janji Tuhanku itu adalah benar," ujar Zulkarnain.

Sementara itu dari balik gunung, Ya'juj dan Ma'juj berusaha menembus dinding tersebut. Namun, tak satu pun dari mereka yang berhasil memanjatnya ataupun melubanginya hingga kini. Dikisahkan bahwa setiap hari sejak Zulkarnain membangun dinding ribuan abad silam, pemimpin mereka selalu mengerahkan rakyatnya untuk memanjat dinding tersebut. Namun, tak pernah membuahkan hasil meski dilakukan setiap hari hingga kini.

Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj dari tempat mereka merupakan salah satu tanda datangnya hari kiamat. Sebagaimana ucapan Zulkarnain, jika Allah berkehendak maka amat mudah dinding tersebut hancur. Dengan upaya perobohan dinding tiap hari oleh Ya'juj dan Ma'juj, mereka akan berhasil menembusnya saat menjelang hari akhir. Saat mereka keluar dari sana, jumlah mereka amat banyak. Mereka turun gunung bagaikan air bah. Tak ada yang mereka lewati, kecuali akan hancur lebur. Setiap tanaman dirusak, setiap jiwa akan dibunuh. Demikian, kekejaman Ya'juj dan Ma'juj.

Kisah tentang Zulkarnain tersebut terdapat dalam Alquran surah al-Kahfi ayat 83 hingga 101. Adapun penjelasan lebih lanjut mengenai Ya'juj dan Ma'juj terdapat dalam surah al-Anbiya ayat 96-97. Dari kisah tersebut terdapat hikmah mengenai sikap bijaksana dan rendah hati pemimpin. Namun, pelajaran yang paling utama yakni mengingatkan kita akan hari kiamat. Dengan mengingatnya, maka bertambah rajinlah kita dalam beribadah. Ya'juj dan Ma'juj benar adanya dan masih hidup hingga kini.

Kemunculan mereka merupakan salah satu tanda hari kiamat. "Hingga apabila dibukakan (dinding) Ya`juj dan Ma`juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata), 'Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim'." al-Anbiya`ayat 96-97.

“Ya Allah, matikan kami dalam keadaan muslim (berserah diri), dan hidupkan kami dalam keadaan muslim (berserah diri), dan satukan, gabungkan kami dengan orang-orang yang soleh”. (Hr .Ahmad dan al-Bukhari). Aamiin


auto::pagerank'